Tikachu's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Penilaian Subyektif itu Perlu?

pada Oktober 11, 2010

Tulisan ini inspirasi dari beberapa teman diskusi yang sangat kritis. Pertanyaan temanku saat itu sederhana. Dia tertarik dengan tulisanku sebelumnya: “Berpikir Subyektif itu Justru Perlu!”. Lalu tercetus pertanyaan, “Bagaimana cara kita menyikapi PENILAIAN SUBYEKTIF?”.

Aku teringat diskusi informal dengan temanku tentang penilaian subyektif ini. Memang, bisa terjadi distorsi informasi saat kita menerima mentah-mentah informasi dari sebuah penilaian subyektif yang dilontarkan orang lain. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar sebuah informasi yang berasal dari sebuah penilaian subyektif bisa menjadi obyektif sebelum kita olah lebih lanjut:
1. Konfirmasi kepada pihak pertama. Saat sebuah penilaian subyektif mengarah kepada satu atau kelompok orang tertentu, maka langkah awal yang harus kita lakukan adalah konfirmasi informasi kepada pihak tersebut. Bisa jadi pihak pertama tersebut memiliki alasan lain sehingga kita mendapatkan informasi dari sisi lain.

2. Lihat profil si pemberi penilaian subyektif. Saat profil si pemberi informasi adalah profil yang memiliki kapabilitas di bidangnya dan dapat dipercaya, maka informasi yang diberikan bisa jadi salah satu pertimbangan sebelum kita mengambil kesimpulan.

3. Minta pandangan pihak ketiga yang tidak terlibat langsung, TAPI memiliki fakta-fakta yang mendukung informasi yang disampaikan. Hal ini dilakukan untuk mencari second opinion, sebagai pihak netral yang dianggap tidak memiliki kepentingan/bersikap netral.

Dengan langkah tersebut, kita bisa mendapatkan informasi yang komprehensif dengan tetap menjaga validitas sebuah penilaian yang subyektif dari seorang atau sekelompok orang pemberi informasi. Pada akhirnya, sebuah kesimpulan diambil berdasarkan kemampuan kita mengolah informasi-informasi tersebut. Tidak reaktif kompulsif ssaat menerima informasi hanya dari satu sisi saja. Hal yang harus dihindari adalah saat mind set kita terbentuk dengan hanya mempertimbangkan satu arah informasi dari satu sisi saja. Inilah gunanya bersilaturahmi seluas-luasnya.

Selamat mencoba, kawan🙂.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: