Tikachu's Weblog

Just another WordPress.com weblog

MUDAH MARAHKAH SAYA ?

pada Februari 13, 2009

Hari ini unik banget. Selama seharian kemarin, beberapa kejadian ngebuat saya sangat jengkel, sampai akhirnya saya (dengan sangat menyesal) harus marah. Kemarahan itu saya luapkan lewat SMS. Hmmm …. Saking marahnya, saya ampe nangis LI hate it.

Pagi-pagi, enaknya nonton reportase pagi sambil ngopi, I think. Sip, kebetulan dah lama gak nonton acara renungan pagi di Trans TV. Dan apa yang kutemukan … ternyata tausiyahnya tentang “JANGAN MARAH”. Wow … pas banget. Mengingat kemarahanku belum ilang. Di acara itu, ditunjukkan berbagai hadits tentang larangan untuk marah yang berlebihan. Terus, tips-tips buat ngilangin rasa marah, yaitu dengan cara berwudhu dan berdzikir. Saya istighfar …

Akhirnya selama seharian itu, saya azamkan untuk memaafkan dan meminta maaf kepada pihak-pihak terkait yang dah ngebuat saya marah atau saya buat marah. Dan saya baru nyadar … ternyata saya susah memaafkan. Astaghfirullah. Minta maaf itu ternyata jauh lebih mudah buat saya, daripada memberi maaf (melankolis banget ga sih ?). Mudah marahkah saya ? Atau memang kesalahan itu terlalu besar dan nyakitin hati, sampe saya merasa sulit memaafkan. Aarrghhh …

Buat siapapun yang ngebaca note ini, saya sarankan untuk tidak menggunakan rasa marah sebagai senjata untuk membuat sesuatu atau seseorang berubah. Tau kenapa ? Kita yang cape sendiri ternyata. Kesal sesaat boleh, tapi kemudian kita harus berusaha untuk membuka ruang komunikasi supaya duduk permasalahannya jelas. Yang kedua, belajarlah untuk meminta maaf dan memaafkan secara seimbang. Kedua hal itu adalah hal yang sama-sama penting. Insya Allah kita sama-sama belajar. Hmmm ….

Bumi Allah, 16 Safar 1430 H


4 responses to “MUDAH MARAHKAH SAYA ?

  1. nursatwika mengatakan:

    hm…sulit memaafkan, tapi mudah meminta maaf…ciri2 orang melankolis?
    karena aku juga melankolis, sepertinya pendapat tika ada benarnya.

    ternyata tidak hanya belajar berlapang hati untuk meminta maaf, tapi juga untuk memaafkan ya? pantesan…ada kisah tentang sahabat Nabi SAW yang dijamin surga karena setiap malam sebelum tidur, beliau selalu meluangkan waktu untuk mengikhlaskan kesalahan semua saudara2 yang pernah menyakiti hatinya, sengaja atau pun tidak.

    terimakasih sudah diingatkan..:)

  2. tikachu mengatakan:

    iya reni … aku udah maafin kamu kok (kekekeke …)

  3. nursatwika mengatakan:

    what? emang selama ini tika marah sama aku yah?
    wah…wah…wah….kenapa ga ngomong? kan bisa aku bikin lebih marah lagi…wkwkwkwkwk…:))

  4. elviera23 mengatakan:

    kalo lagi marah tu sebenernya tersiksa bgt. buat org moody apalagi….
    hal2 kecil kadang bikin senewen sendiri…
    (kadang moody juga soalnya….)
    hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: